Catatan tentang ilmu & kehidupan

Memahami.
Merenung.
Mengambil hikmah.

Esai tentang pikiran, waktu, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari, berlandaskan Al-Quran dan Sunnah.

Mulai membaca

Temani jeda Anda dengan bacaan bermakna.

Menyusuri jejak hikmah.

Tulisan terbaru

Catatan untuk dibaca perlahan.

Duduk Bersama, Hadir di Mana?

Seseorang di hadapan kita baru saja selesai bercerita. Kita mengangkat wajah dari ponsel, lalu bertanya, “Tadi bilang apa?” Ia harus mengulang, sementara kita mungkin belum menyad…

Syaiful Rizal's
↗

Siapa yang Menguatkan Pemimpin?

Ketika pekerjaan tersendat, kita biasanya mencari pemimpin. Kita menunggu arah, meminta keputusan, dan berharap ia menenangkan keadaan. Di tengah kebutuhan itu, mudah bagi kita un…

Syaiful Rizal's
↗

Seberapa Alami Bencana Alam?

Saya sering memperhatikan penggunaan istilah bencana alam dalam pemberitaan. Istilah itu begitu akrab sejak kecil sehingga biasanya saya menerimanya tanpa banyak bertanya. Namun, …

Syaiful Rizal's
↗

Kita Tidak Berjalan Sendirian

Di jalur pendakian, langkah setiap orang tidak selalu sama. Ada yang masih sanggup berjalan cepat, sementara temannya mulai membutuhkan waktu untuk beristirahat. Dalam keadaan sep…

Syaiful Rizal's
↗

Ikhlas Perlu Terus Dirawat

Ada kebaikan yang terasa ringan ketika dikerjakan, tetapi menjadi berat ketika tidak dihargai. Kita semula ingin membantu. Namun, setelah tidak mendapat ucapan terima kasih, hati …

Syaiful Rizal's
↗
Di balik tulisan

Kebenaran menjadi landasan.
Hikmah menjadi bekal.

Kita tidak mencari dalil untuk membenarkan tulisan. Kita berusaha memahami dalil dengan benar, kemudian menulis hikmah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Blog Syaris mengajak kita melihat persoalan sehari-hari dengan lebih jernih, lalu membawa pulang satu pelajaran untuk diamalkan.

Mengenal pendekatan kami ↗