Jelajahi tulisan

Blog Syaris

Temukan catatan yang ingin Anda baca dan renungkan.

Mengalah Belum Tentu Kalah

Membalas api dengan api sering kali hanya menambah nyala. Ucapan keras dibalas dengan ucapan yang lebih tajam. Sindiran dibalas dengan sindiran. Persoalan yang semula kecil akhirn…

Syaiful Rizal's
↗

Musafir di Persimpangan Waktu

Kita sering menjalani hari dengan keyakinan bahwa masih ada kesempatan nanti. Belajar agama setelah pekerjaan lebih longgar. Memperbaiki ibadah setelah urusan lebih tenang. Menuna…

Syaiful Rizal's
↗

Menyederhanakan Hidup

Kadang-kadang, hidup terasa penuh oleh hal-hal yang sebenarnya masih bisa ditunda. Barang yang ingin dibeli, rumah yang ingin diperbarui, dan kebiasaan orang lain yang ingin kita …

Syaiful Rizal's
↗

Memimpin Tanpa Sekat

Setiap kali memikirkan kepemimpinan, ingatan saya kembali kepada Papa. Beliau, rahimahullah (semoga Allah merahmatinya) menghabiskan masa pengabdiannya sebagai seorang birokrat. D…

Syaiful Rizal's
↗

Selembar Kertas Setelah Kita Pergi

Akta kelahiran, ijazah, buku nikah, paspor, hingga sertifikat rumah. Banyak bagian penting kehidupan kita tercatat pada lembaran kertas. Kita mengurusnya dengan sungguh-sungguh, m…

Syaiful Rizal's
↗

Ini Tentang Ibumu

Ada perhatian ibu yang dahulu kita terima sebagai sesuatu yang biasa. Makanan yang disiapkan, pakaian yang dibersihkan, atau tangan yang menenangkan ketika kita menangis. Saat mas…

Syaiful Rizal's
↗

Haruskah Semua Kebaikan Diceritakan?

Ada sebuah kalimat yang menggugah hati dalam dialog dengan guru ngaji saya sore kemarin. Beliau menyampaikan, “ Sembunyikan amalmu sebagaimana engkau menyembunyikan aib-aibmu. ” Nas…

Syaiful Rizal's
↗